Catch Me If You Can: Our Bicycle

sweet

Author: Twelveblossom

Cast:

Do Kyungsoo, Kim Jisoo, etc

Genre: Fluff and Friendship

Length: One Shoot

Rated: G

This story line is mine, please don’t copy paste.

***

Kyungsoo kesal dengan Jisoo. Andai saja ia bisa, Kyungsoo akan membawa Jisoo naik sepeda ke hutan lalu meniggalkannya. Biar Jisoo dimakan kura-kura. Tapi, kyungsoo ragu kura-kura—hewan favorit Kyungsoo, apa bisa dan mau memakan Jisoo yang cengeng?

***

Kyungsoo pendek.

Kyungsoo galak.

Kyungsoo pintar memasak

Kyungsoo….

…akan menyukainya, suatu saat nanti.

Jisoo memakan lolipopnya dengan riang. Jisoo anak manis. Dia menyukai hal-hal manis seperti permen, es krim, kembang gula, dan… Kyungsoo.

Apa itu Kyungsoo?

Kenapa Jisoo memasukkan Kyungsoo ke dalam daftar makanan favoritnya?

Apa Kyungsoo lebih manis dari eskrim vanilla yang biasa dibelikan ibu?

Apa Kyungsoo selembut kembang gula merah muda?

Apa Kyungsoo lebih kuning dari permen jeruk kesukaan Jisoo?

Tidak. Kalau kalian tahu, totalnya, sudah 99999999…. Kali Kyungsoo mengusir gadis itu dari pandangannya.

Kyungsoo tidak menyukai Jisoo. Gadis berkulit pucat yang suka melompat-lompat dan sangat suka mengikutinya kemana saja. Hal paling ekstrim yang dilakukan Jisoo adalah mengikuti Kyungsoo ke toilet. Bayangkan!

Ah, tidak usah dibayangkan.

Kyungsoo berumur dua tahun saat itu. Ia memiliki mata bulat, menggemaskan. Pipinya bersemu kemerahan. Balita Kyungsoo sangat pendiam, dia terlalu asik dengan dunia susu dan bubur lembek buatan ibunya. Dia terlalu asik bergumam dengan bahasa dalam hati yang hanya dipahami dan dipuja ibunya. Kyungsoo kecil mengatakan iya, makan, minum, dan tidak dengan diam.

Sampai si bayi hidung merah lahir. Kyungsoo mungil secara tidak sengaja menyentuh, tangan gembul bayi perempuan lucu berpipi gembil. Bayi yang diberi nama Jisoo itu membuat Kyungsoo kecil meninggalkan bahasa dan dunia diamnya. Membuat Kyungsoo  mengucapkan kata pertamanya Jijicu.

Kyungsoo terpesona dengan Jijicu mungil.

Mereka tumbuh bersama. Orangtua Kyungsoo berteman akrab dengan Orangtua Jisoo. Ibu Kyungsoo sudah seperti Ibu Jisoo, begitu juga sebaliknya. Bahkan, Nama mereka hampir sama Soo-Soo.

Menurut Jisoo kecil, Kyungsoo adalah anak laki-laki paling tampan sedunia.

Anak laki-laki pertama yang ia ajak bermain minum teh bersama Bubu—boneka beruang coklat favorit Jisoo.

Jisoo kecil, suka memeluk Kyungsoo. Suka minta gendong Kyungsoo. Suka merebut susu coklat kegemaran Kyungsoo. Suka minta ini itu barang yang disayangi Kyungsoo. Dan itu.. membuat Kyungsoo, kesal setengah mati pada Jisoo.

“Jisoo ingin permen yang dimakan Oppa!”

“Jisoo ingin buku gambar Doraemon milik Oppa!”

“Jisoo ingin celana dalam Batman milik Oppa. Cepat lepaskan Jisoo ingin Batman.”

Seakan sudah menjadi robot penjawab, Kyungsoo selalu menjawab “Tidak,” dengan wajah galak pada setiap permintaan Jisoo. Gadis kecil itu akan menangis luar biasa berisik sambil berlari kearah Ibu Kyungsoo untuk mengadu. Dampaknya, Kyungsoo harus melepas celana Batman kesayangannya, memberikan kepada gadis yang kelewat cengeng dan menyebalkan.

Saat Kyungsoo belajar sepeda roda dua. Jisoo mengikutinya. Setelah merecoki dan  merengek kepada Kyungsoo, gadis itu mendapatkan sepeda yang sama dengan milik Kyungsoo. Sepeda itu kebesaran untuk ukuran tubuhnya, gadis itu baru saja berumur enam tahun sedangkan Kyungsoo sudah delapan tahun.

Kyungsoo bisa naik sepeda!

Lalu Jisoo? Gadis itu hanya menggigit bibir, menahan tangis. Dipikiran polosnya, ia ingin bersepeda mengikuti Kyungsoo, tapi sampai sekarang Jisoo selalu oleng ke kanan dan ke kiri saat menaiki sepeda. Jisoo tidak berani naik sepeda kalau tidak dipegangi ayah.

Kyungsoo menaiki sepedanya dengan senang di taman sesekali menoleh ke arah Jisoo yang sedari tadi mengawasinya bersepeda. Anak laki-laki itu tertawa-tawa dengan teman-temannya yang lain, Jisoo sedih melihatnya.

Jisoo ingin naik sepeda.

Jisoo ingin tertawa dengan Kyungsoo.

Akhirnya, Jisoo nekat dia menaiki sepeda miliknya yang terparkir. Tadi ayahnya bilang, kalau Jisoo tidak boleh naik sepeda sebelum ayah Jisoo kembali dari membeli burger untuk Kyungsoo dan Jisoo. Tapi, jisoo nakal kali ini. Gadis kecil itu lupa kata-kata sang ayah.

Jisoo ingin bersepda. Jisoo keberatan tapi ia berhasil menaikinya. Jisoo merasa dia hebat seperti power ranger karena bisa naik sepeda. Tapi tidak berlangsung lama, gadis berok merah berenda-renda itu oleng. Jisoo jatuh ke tanah, lalu disusul sepeda biru roda duanya ikut jatuh, menindihnya. Tangisan Jisoo tumpah.

Kyungsoo sebenarnya melihat gadis kecil pengikutnya mecoba naik sepeda yang jelas-jelas belum ahli dilakoni Jisoo, tapi anak laki-laki itu terlalu sibuk berceloteh dengan teman-temannya yang keren. Saat tangisan Jisoo tumpah, telinga Kyungsoo langsung menangkap sinyal kalau gadis itu sedang celaka. Entah mengapa, Kyungsoo bisa membedakan tangisan Jisoo mana yang berarti kesakitan, rengekan, dan gembira. Mungkin karena terlalu sering. Ia jadi terbiasa.

Kyungsoo kelewat panik melihat lutut Jisoo berdarah. Jisoo-nya tidak mau berhenti menangis walaupun Kyungsoo sudah bilang kalau ia akan ikut main dalam acara minum teh dengan Tuan Bubu si boneka beruang Jisoo.

“Jijicu, jangan menagis.” Ucap Kyungsoo sambil membelai kepala Jisoo. Gadis itu masih menangis walaupun tidak seheboh tadi.

Jisoo sesenggukan. Matanya merah, hidungnya juga. Kyungsoo suka hidung merah Jisoo. Kadang Kyungsoo secara sengaja memencet gemas hidung Jisoo yang suka memerah karena flu pada musim dingin. Tapi, Kyungsoo benci hidung Jisoo merah karena menangis. Kyungsoo mengusapkan hidungnya pada hidung merah Jisoo, seakan anak laki-laki kecil itu ingin menghapus merahnya dan lecet di lutut Jisoo.

Jisoo langsung berhenti menangis. Ia suka hidung Kyungsoo yang halus.

Ia suka saat Kyungsoo menggosokkan hidung mereka. Geli.

“Jijicu sudah tidak menangis?”

“Kyungie Oppa.”

“Ne?”

“Jisoo ingin naik sepeda.”

“Tidak. Jijicu tidak bisa naik sepeda.” Jawaban Kyungsoo membuat air mata menggenang lagi di pelupuk mata indah Jisoo.

Kyungsoo bergerak kikuk, matanya yang lebar berkerling. Ia menambahkan kalimatnya berusaha membenahi kesalahan. “Tapi, Kyungsoo bisa membonceng Jijicu dan… kita membeli es krim.” Kyungsoo menambahkan kata es krim cepat-cepat agar tidak ada protes, rengekan, dan tangisan Jisoo untuk yang kedua kalinya.

Mata Jisoo berbinar lebar. “Ayo naik sepeda. Ayo makan es krim vanilla.” Sorak Jisoo riang gembira, segera melupakan rasa sedih, lecet, dan irinya tadi.

Kyungsoo tahu kalau ia akan kerepotan. Gadis pengikutnya itu sangat berbahaya kalau kelewat senang.

Kecurigaan Kyungsoo benar. Jadilah, Kyungsoo harus kelelahan membonceng Jisoo kesana kemari. Mulai mengambil Tuan Bubu si beruang sampai membeli es krim vanilla. Baiklah, kali ini Kyungsoo mengalah. Anak laki-laki kecil itu tidak ingin melihat wajah berair sedih milik Jisoo walaupun, ia masih sebal karena Jisoo menganggapnya sebagai Superman yang memboncengnya naik sepeda. Masih dengan muka cemberut, Jisoo meminta sepeda yang dikendarai mereka terbang ke angkasa lalu mengunjungi awan berbentuk kembang gula.

Yah, Jisoo memang super duper sangat ingin kembang gula raksasa yang besar seperti awan yang menyelimuti kegiatan bersepda mereka.

“Kyungie Oppa, jjang-jjang man!

“Diam!”

 

Be continued…..(Jisoo memberi kura-kura untuk Kyungsoo namanya Buboo hampir mirip dengan Bubu si boneka beruang Jisoo. Gadis kecil itu hanya bisa memberi kura-kura dan menangis hebat saat Kyungsoo meinggalkannya… untuk selamanya?)

*** Catch Me If You Can*

NB: HAI! Sebenernyaaaaa fanfiction ini itu panjaaanggg sekali, bercerita mulai dari Kyungsoo dan Jisoo kecil sampai dewasa. Sudah ada kerangka karangannya. Tapi, malah dipost Cuma sepenggal. Iya! Habisnya butek, kucel, dan capek di tengah-tengah ngerjain paper yang amat sangat tidak bersahabat. Jadilah, malah ngetik FF ini. HUAH! Selamat membaca dan…. Yah, masih berlanjut. Dan satu lagi aku sebeneeerrnnnyaaa belum bisa dan gak suka bikin FF yang berpart-part. Yasudahlah, semoga FF ini selesai. Dan nanti kalau sudah habis UAS bakal dijadiin Oneshoot yang panjang. Terimakasih sudah baca ;D.

Love, Baekistagram.

Advertisements

52 thoughts on “Catch Me If You Can: Our Bicycle

  1. Hihhhh gue nangis-_- padahal kan critanya nggemesinn(?) Aduhh rasanya hati, otak ma mata lg ga sinkron dehhh wkwk
    Mereka lucu banget!!!! Kyungsoo yg ujung2nya slalu ngalah kalo dah urusan ama Jijicu wkwk

  2. Aku berharap ini tuh dilanjutin… Penasaran banget, aku selalu suka sama couple ini mereka tuh sweet banget, mereka yg masih anak2 ataupun mreka yang udah dewasa aku selalu suka….

  3. astaga, kyungsoo~~~~~~~
    astaga, aku lagi kesemsem ama kyungsoo di exo next door dan baca ini serasa …. duh kyungsoo kok jadi makin lucu sih, kan kzl XD

    tapi itu kenapa di epilog tulisannya kyungsoo meninggalkannya kak?? plis ini bukan ff yg mengundang air mata kan? okey ku tunggu kelanjutannya

  4. Ya ampun,,, Kyungsoo sama jijicu ini lucu bgt,,, panggilan kesayangan dari Kyungsoo buat Jisoo itu jijicu,,, kawaii 😀
    di next dong,,, gak sabar nunggu next chapternya,,,,

  5. lucunyaaaa mereka berduaaaa. gemesiiiinnnnn><
    jijicu haha kyungsoo kyungsoo. suka sama jalan ceritanya, ngefeel bgt.
    di post atuh kak cerita kyungsoo jisoonya yg lain,pasti bakal seru bgt!! 🙂

  6. Cerita anak kecil tapi manisnyaaa… Jisoo lucu, belajar sepeda aja bisa kaya gini gimana belajar nyetir pesawat, little jisoo kyungie lucu 😀

  7. Pingback: On Rainy Day | Do Kyungsoo Fanfiction Indonesia

  8. kak ini masih ada lanjutannya kan? ah itu jisoo unyu banget sih yaaa jadi gemess apalagi pas bagian jisoo nangis trus kyungsoo ngusapin(?) hidungnya ke hidung jisoo AAAAAA MAU DONG JADI JISOO NYAAA
    trus itu kyung menghilang selamanya? dia kemana;—;
    ah pokonya ditunggu bgt lanjutannya kak<3

    • Iya masih ada lanjutannya, lagi mencari kalimat yang pas buat mereka. Doakan cepat ketemu :D. Kyungsoo menghilang ke hatiku *ini bercanda*. Btw, makasih ya sudah baca dan mereview :D.

  9. ihhh, ini bikin ngiri. sumpah. mau dong jadi Jisoo… aaaaaaak xD
    sesebel-sebelnya Kyungsoo sama Jisoo tetep aja peduli kan? eumm masih kecil aja udah kaya gini. *aduh*
    di tunggu lanjutannya kak, keep writing ! ^^/

    • Kyungsoo sangat peduli sama Jisoo yang manja. Hahaha mereka makin gede makin polos :D. Oke, ditunggu ya semoga aku bisa lanjutin. Btw, makasih ya sudah baca dan komentar 😀

  10. Pingback: [PC- A48] Pimple | Castle of fanfiction

  11. mereka kok imut dan manis ya?? pengen bawa pulang >.<
    itu kyungsoo beneran sebel sama jisoo???
    terus maksud kyungsoo pergi untuk selamanya???

    lanjutannya belum ada ya??? 😦

    • Hahaha iya Kyungsoo sebel sama Jisoo, tapi sebel pura-pura. Pertanyaan itu bakal terjawab nanti :D. Lagi berusaha menulis lanjutannya hehehe :D. Makasih ya, Nov sudah mampir, baca, dan komentar^^~.

    • Hehehehe. Lanjutannya lagi proses ngetik :D. Salam kenal juga ^^~ semoga betah mampir-mampir ke sini. Makasih sudah baca dan komentar 😀

  12. YAAMPUN KAK DEMIAPA INI MANIS BANGET AAAAAA

    KYUNGSOO CIMIT MAU DONG DIBONCENG /KEDIPIN MATA/

    TERUS KYUNGSOO MAU KEMANA? PERGI UNTUK SELAMANYA? PEULIS JANGAN SAMPE SAD ENDING DUH
    KALO MAU PERGI MENDING KE HATIKU SAJA DENGAN SENANG HATI BAKAL DIBUKA SELEBAR-LEBARNYA/????

    MAAP JADI CAPSLOCK SEMUA KAN IHI KEPSONG

    KUDU DILANJUT QAQ GAMAU TAU/MAKSA/ /DITABOK/

    • WAHAHAHAHA AKU DAPAT CAPSLOK. 😀
      Kyungsoo sebenernya pergi ke hatiku 😀
      Oke ditunggu yaaaa.
      Makasih sudah baca dan komentar 😀

    • Hehehe lagi proses ngetik cerita mereka. 😀 Silahkan gigit Kyungsoo yang unyu ><. Makasih sudah baca dan komentar 😀

  13. Eonni, ini oneshoot ato chapter? Kalo oneshoot ko ada penyakitnya segala, ganggu banget tuh penyakit. Itu bang mata belo, manis banget, mau dong digituin.hehehehehehe. Eonni, keren kga ada typo, yehheettt!! Sweet banget jadinya, oke next chap pallijuseo^^

    • Hahaha ini sebenernya oneshoot tp karena sempat ngetiknya baru smp sini akhirnya aku potong. Makasih sudah baca dan komentar ya ^^~

Sudahkah Kamu Meninggalkan Jejak?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s