Don’t Bother Me Because I’m a Broken Heart Girl

bro

Cast

Baekhyun, Kim Hana, Oh Sehun, and Kim Heechul

Genre

Romance and little bit angst

Length One Shoot

Rated PG-15

Backsound Broken Hearted Girl – Beyonce

This story line is mine, please don’t copy paste

***

“You’re the only one I wish I could forget, Byun Baekhyun.”

***

Hari ini, hari paling mengerikan sedunia. Hari paling berkabung sedunia. Hari paling menjengkelkan. Hari paling menyedihkan, bahkan lebih sedih daripada saat Hana kehilangan kucing kesayangannya. Di dunia Kim Hana, hari ini adalah kiamat.

Kiamat?

Yang benar saja, Hana berlebihan.

Sungguh, ini kiamat untuk Hana. Rasanya hati Hana sudah hilang dari tubuhnya menjadi serpihan kecil-kecil yang tidak dapat di lem lagi.

Itu fakta. Bukan hanya kalimat hiperbola. Percayalah.

Apa kalian ingin mengetahui bagaimana kisahnya?

Ingin tahu atau tidak, tetap akan diceritakan disini.

Baiklah, kita mulai saja—tapi harus dimulai darimana?

Bagaimana jika dimulai dengan pada suatu hari yang cerah?

Ide bagus. Mari kita mulai.

Bersiaplah!

Pada suatu hari yang cerah dan menyenangkan, semua cerita ini dimulai. Matahari begitu kuning, awan putih bergelombang membentuk tumpukan hati, dan pohon-pohon yang bergoyang melantunkan lagu cinta. Begitu sempurna untuk Hana.

Kim Hana seorang gadis yang tidak cukup tinggi untuk disamakan dengan model, memiliki rambut panjang lurus bewarna hitam, dan cantik. Gadis itu memakai dress pendek yang bisa mekar menggemaskan dengan warna biru muda. Sebenarnya, Hana tidak suka memakai rok, tapi kekasihnya suka. Hana tidak suka warna biru, tapi Baekhyun suka. Karena hari ini dirinya milik Baekhyun, gadis itu berpakaian seperti yang kekasihnya inginkan.

Setelah dua minggu tidak bertemu, kerinduannya pada Baekhyun menumpuk.

Hana sangat merindukan Baekhyun. Hari ini mereka akan bertemu. Hana dapat memeluk, mencium, dan bermanja-manja dengan Baekhyun sepuasnya.

Senyum tidak pernah lepas dari wajahnya hanya dengan membayangkan Baekhyun. Lalu sambil bersenandung riang Hana memasuki mobil, meluncur ke jalan yang akan menuntunnya menjumpai Baekhyun.

***

Hana berjalan cepat saat tiba di lobi apartemen daerah Apgujeong-dong. Kakinya melangkah riang gembira, tidak sabaran ingin segera sampai di apartemen nomer 2040.

Tidak lama kemudian.

Napasnya, berhembus cukup kencang dihadapkan pada pintu apartemen 2040. Di dalam sana ada Baekhyun, batin Hana senang. Setelah menekan intercom dan menyebutkan beberapa kata kunci bodoh yang diciptakan Oh Sehun, akhirnya pintu lebar itu terbuka.

Hana disambut dengan cengiran lebar Sehun, “Noona! Kau datang.” Sorak Sehun.

Gadis itu tersenyum sinis, “Ya, Oh Sehun berhenti memanggilku noona.” Ucap Hana galak, tidak terima. Sehun dan Hana seumuran, tapi pria itu terus saja memanggilnya noona.

Sehun cemberut lalu memiringkan kepalanya. “Untuk apa kau kesini?” Tanya Sehun muram.

“Berkencan dengan Jongdae oppa.”

“Jongdae hyung sedang ke Bei—tunggu, ya! Kau mau berselingkuh dengan Jongdae hyung? Baekki hyung bisa menangis semalaman. Seharusnya kau mencari Baekki.” Sehun memblokir jalan masuk ke apartemen yang merangkap menjadi dorm EXO.

Hana melipat tanganya di depan dada, mulai kesal. “Sehun berhenti bersikap menyebalkan. Aku mau masuk.”

Sehun menepuk dahinya, “Iya, masuklah. Aku lupa jika kau tadi ingin masuk.”

Hana memutar bola matanya pada Sehun, lalu membawa kakinya masuk.

Suasana dorm EXO sepi sekali, mungkin yang lain masih ada jadwal atau memang tidur seperti kuda nil. Hana meletakkan tas biru mudanya lalu duduk tanpa permisi di kursi depan televisi. Gadis itu sudah ratusan kali ke ruangan ini, entah dengan Baekhyun atau tanpa Baekhyun.

Mata Hana berkeliling, tidak ada tanda-tanda kekasihnya. Hanya ada suara berisik dari arah dapur dan Hana yakin itu bukan Baekhyun. Demi Tuhan, Baekhyun lebih baik menjauh dari dapur karena pria yang ia cintai itu pernah meledakkan dapur apartemen Hana.

Sembari duduk, menggoyangkan kaki, muncul pertanyaan di kepala Hana.

Kenapa Baekhyun tidak ada di dorm?

Apa dia ada jadwal? Bukannya, Baekhyun libur hari ini?

Apa Baekhyun melupakan janji bertemu mereka?

Apa Hana yang salah membaca jam, sehingga ia datang terlalu awal?

“Dimana Baekki?” Tanya Hana setelah Sehun duduk disebelahnya. Pria tinggi itu melanjutkan kegiatannya menghadap Macbook  yang sempat tertunda karena kedatangan Hana.

Sehun menoleh gugup. Ia tampak berpikir keras untuk menjawab pertanyaan. Hana merasa ada asap di atas kepala Sehun. “Emm.. Baekki sedang pergi bersama..  bersama.. MANAJER HYUNG!”

Hana hampir melompat karena Sehun mengucapkan kalimat terakhirnya dengan berseru.

Sebelum Hana mengumpat ke arah Sehun, tiba-tiba muncul seseorang dari arah dapur.

“Sehun apa kau memanggilku?” Tanya Manajer hyung yang melongokkan kepala dari arah dapur dengan spatula di tangan dan clemek.

“Oppa dimana Baekhyun?” Tanya Hana pada Manajer hyung. Pria dewasa itu sedikit kaget ditodong pertanyaan oleh Hana. Akan tetapi, Manajer hyung lebih bisa mengendalikan sikap dan ekspresinya. Pria itu tersenyum lalu menjawab dengan suara halus, “Baekhyun sedang pergi sebentar. Tunggu saja, ia segera kembali.”

Baiklah, ini aneh.

Hana mulai merasa aneh. Sangat aneh.

Pertama, Baekhyun tidak pernah membuatnya menunggu.

Kedua, saat Baekhyun ada urusan dia selalu menghubungi Hana.

Ketiga, kedua pria yang sedang bersamanya sekarang bertingkah mencurigakan. Seperti saat Manajer Hyung dengan spatula yang masih terangkat dan membelalakkan mata berujar pada Sehun, “Tutup Macbook sialan itu sekarang juga!”

Lalu Manajer hyung mengeluarkan senyum canggung dan buru-buru kembali ke dapur saat Hana akan membuka mulut. Gadis itu sebenarnya hanya ingin menanyakan, ‘apa di kulkas ada es krim stroberi?’ Hana sangat haus.

Sehun belum sempat menutup Macbook-nya saat ponsel pria berambut coklat itu berdering. Sehun segera berlari ke kamarnya, menerima panggilan. Hana yakin, Sehun mendapatkan panggilan dari kekasihnya atau siapapun yang meluluhkan pria itu. Karena saat Hana menerima telepon dan semua lelehan kalimat cinta Baekhyun, gadis itu ingin menjauh dari orang lain. Ia ingin menikmati perasaan berbunga-bunga itu sendirian.

Hana meraih Macbook  Sehun, gadis itu bosan setengah mati setelah mengirim belasan pesan kepada Baekhyun. Sudah tiga puluh menit ia duduk sendirian—Sehun belum juga keluar dari kamarnya. Halaman browser yang terakhir dibuka oleh Sehun masih terlihat.

Girls Generation Taeyeon and EXO Baekhyun Are Dating. Taeyeon have been dating for 4 months now in the utmost secrecy. It’s said the reporters from the media outlet first spotted them while EXO was practicing for their first concert. Taeyeon headed towards Baekhyun’s dorm and picked him up at a discreet location and enjoyed a date in the car. They also spotted the two on several dates including before the concert as well as after the concert on the 26th and on the 28th before Girls’ Generation’s leave for Japan. Baekhyun would also meet Taeyeon near her dorm as well.

Mata Hana melotot, berusaha menjelaskan pandangannya. Apa ia sedang berhalusinasi?

Mungkin delusi?

Gadis itu mengusap matanya, siapa tahu artikel itu akan menghilang setelahnya.

Tetapi tidak. Artikel mengerikan itu tetap ada di depan matanya. Menyedihkan.

Kumpulan artikel yang Hana baca seperti menjatuhkan bom-bom atom tepat di tubuhnya. Kata-kata yang tertulis di new media itu berubah menjadi pisau yang menghujam Hana. Foto Baekhyun dan Taeyeon di mobil putih seperti mengejek Hana, menyuruh gadis itu untuk menenggelamkan diri ke laut. Hana sangat yakin itu Baekhyun. Baju yang dipakai Baekhyun di foto itu adalah hadiah Natal dari Hana. Baju yang seharusnya dipakai untuk berkencan dengannya, bukan dengan gadis lain.

Kaku.

Hana seperti baru saja dijatuhkan dari balkon apartemen.

Satu detik

Sepuluh detik.

Satu menit.

Satu tetes airmata, dua tetes, dan tetesan berikutnya.

Hana tersenyum merasakan asin airmata yang jatuh mengalir ke bibirnya.

Gadis itu mulai tertawa, merasakan airmatanya mengalir.

“Kenapa aku menangis?” Tanya Hana pada dirinya sendiri di tengah tawanya. Gadis itu tidak tahu mengapa ia tertawa. Ini tidak lucu, sama sekali tidak lucu, sangat tidak lucu.

Baekhyun, miliknya berkencan dengan Taeyeon?

Taeyeon, sepupu Hana? Tidak mungkin.

Ini pasti berita bohong. Memang bohong. Baekhyun sudah berkencan dengan Hana selama satu tahu. Seharusnya, Hana tidak perlu merasa sakit. Tapi, masalah hati memang paling egois. Gadis itu tidak akan mau seumur hidupnya membagi Baekhyun untuk siapapun.

Bagaimana jika artikel itu benar? Mereka berkencan dibalik punggung Hana? Begitu?

Menyakitkan. Lebih menyakitkan jika dikaitkan kembali pada kata-kata Baekhyun yang memang sangat mengagumi Taeyeon. Taeyeon noona sangat cantik. Aku rasa hanya laki-laki super beruntung yang dapat menjadi kekasihnya.

Hana benci artikel itu.

Hana membenci artikel itu karena mereka muncul saat Baekhyun dan dirinya sudah menjadi kekasih.

Bahkan saat Baekhyun belum mengatakan aku mencintaimu  pada Hana satu tahun yang lalu, berita ini tidak boleh muncul. Hana selalu mencintai Baekhyun sebelum atau sesudah. Di awal atau di akhir, ia sangat mencintainya. Sungguh.

“Kim Hana, tunggu. Dengarkan!”

Hana bisa mendengar teriakan dari Sehun dan Manajer hyung, berusaha mengejarnya. Mereka panik setengah mati saat melihat Hana membaca Macbook Sehun dan melihat gadis itu menangis. Hana berlari pergi dari dorm terkutuk itu. Ia berjanji untuk tidak datang lagi kesana, walaupun Baekhyun berlutut di hadapannya.

Terlanjur sakit hati.

Hari paling bahagianya rusak total.

Hari cerianya tidak bisa direparasi lagi.

Sudah rusak seperti hatinya sekarang, menjadi serpihan kecil-kecil seperti gelas kaca yang jatuh dari lantai dua puluh.

Rusak. Rusak. Rusak. Patah berkeping-keping.

***

The two showed their interest in each other towards the latter half of last year, and started to date officially this February. Cuplikan kalimat yang tertulis di artikel tadi masih melekat jelas. Seolah-olah seperti dengungan nyamuk yang mengganggu. Hana hampir saja menangis berguling-guling sangking kesalnya dengan semua pikiran bahwa Baekhyun berselingkuh, Baekhyun berkencan di mobil bersama Taeyeon, dan mereka berbagi ciuman.

Kekesalan gadis itu semakin bertambah, saat melihat mobil Baekhyun yang terparkir di dekat mobilnya. Pemilik mobil itu sudah tidak ada disana. Dari kejauhan Hana bisa melihat punggung Baekhyun bersama seorang gadis, menuju lobi.

Siapa gadis itu?

Mengapa mereka bersama?

Apa yang mereka lakukan?

Banyak sekali pertanyaan. Ada berjuta-juta, Hana hampir meledak.

Pertanyaan Hana terjawab saat gadis yang bersama Baekhyun, mengacak-acak rambut pria itu. Asal kalian tahu, di dunia Baekhyun. Hanya tiga orang yang diijinkan mengacak-acak rambutnya. Pertama, ibu Baekhyun. Kedua, Kim Hana. Ketiga Kim Taeyeon.

Mari kita coret ibu Baekhyun dari dugaan bahwa gadis itu dia. Mari kita coret juga, Kim Hana dalam daftar karena jelas bukan Hana yang berada di samping Baekhyun. Satu-satunya jawaban yang tersisa adalah Kim Taeyeon.

Gadis yang sekarang mengacak-acak kepala Bakhyun adalah Kim Taeyeon.

Kepala Hana sangat pusing melihat mereka. Dulu, kedekatan Baekhyun dan Taeyeon hanya dianggap sebagai lelucon oleh Hana. Sekarang?

Ugh, perasaan Hana seperti diremas. Sesak. Sakit. Marah.

Perasaan menyebalkan itu mebuat Hana nekat. Gadis itu memiliki fantasi liar ingin memecahkan kaca mobil Baekhyun yang sekarang berada dihadapannya. Hana sudah melepas sepatu, hendak melepar ke arah kaca. Tapi, bayangan Baekhyun yang senang setengah mati saat ia berhasil membeli mobil dengan jerih payahnya sendiri, membuat Hana mengurungkan niat. Hana juga tidak mau diusir dan masuk daftar hitam oleh petugas keamanan apartemen ini karena melakukan tindakan kriminal.

Lebih baik Hana pergi. Berjalan-jalan dengan gejolak rasa marah sangat tidak tepat. Gadis itu tidak ingin merusak perabotan lalu dituduh gila.

Lagi pula, Hana tidak ingin ketahuan sedang mengawasi mereka.

Hana cepat-cepat masuk ke dalam mobilnya saat Baekhyun menerima telepon. Pria itu tampak panik setelah menutup teleponnya. Pandangan Baekhyun langsung menghujani seluruh area parkir dan menatap lurus ke mobil Hana. Taeyeon tampak menunjuk-nunjuk mobil Hana.

Menyadari Hana ada disana Baekhyun berlari, berusaha mengejar. Tetapi, terlambat. Hana menjalankan mobilnya, tanpa menoleh.

Susana hati Hana terlalu buruk untuk berbicara dengan kedua monster itu. Hana butuh pil lupa ingatan atau obat apapun yang bisa membuatnya lupa tentang hari ini. Melupakan tentang Baekhyun juga.

***

Ponsel Baekhyun berdering.

“Hyung segera putar tubuhmu. Cepat, lihat ke arah mobil Hana.” Suara Sehun terdengar panik, bahkan maknae-nya itu tidak berbasa-basi dengan mengucapkan kata halo.

“Ada ap—?

“Cepat, bodoh! Dia membaca beritamu dengan Taeyeon noona.”

“Berita sialan itu keluar hari ini?” Baekhyun berteriak frustasi. Tanpa menunggu kata bodoh  untuk yang kedua kalinya dari Sehun, pria itu segera berbalik ke arah mobil Hana yang terparkir di samping mobilnya.

Tidak tahu sedari kapan gadis itu sudah berada di dalam mobil. Suara mesin menyala terdengar. Baekhyun berlari, mengejar. Tetapi mobil itu sudah berbelok, melaju kencang tanpa menghiraukannya.

“Sial.” Umpat Baekhyun.

***

Baekhyun mengeratkan jaket. Membenarkan kacamata dan topi hitamnya yang menutupi setengah wajah. Langkahnya terburu-buru. Ini sudah tiga hari sejak Hana marah padanya. Andai saja, semua konser itu tidak menjerat. Pasti Baekhyun akan berlari ke apartemen Hana, mendobrak pintu abu-abu itu lalu menjelaskan semuanya. Pesan singkat dan panggilan darinya tidak pernah sampai kepada Hana. Baekhyun rasa, gadis itu mematikan atau membuang ke tempat sampah ponselnya. Mengingat, ponsel Hana adalah hadiah dari Baekhyun.

Masa bodoh dengan penolakan Hana nanti. Baekhyun sudah tidak tahan. Ia terlalu rindu. Terlalu kosong tanpa Hana. Baekhyun kabur dari dorm saat latihan untuk konser-konser berikutnya. Lagi pula, otak dan perasaannya sudah enggan berlatih. Dalam pikiran itu hanya ada Kim Hana, Kim Hana, dan Kim Hana.

Ia harus menyelesaikan dan menjelaskan. Sebelum dirinya benar-benar gila.

Baekhyun sampai di depan pintu apartemen Hana.

Pria itu mencoba berkali-kali kode kunci pintu apartemen kekasihnya, tetapi tidak berhasil. Baekhyun hafal di luar kepala karena sudah ratusan kali memasuki apartemen Hana. Ditmabah lagi, kode kunci apartemen Hana adalah hari ulang tahun Baekhyun.

Tanggannya terus saja menekan-nekan tombol, hingga berhenti pada percobaan kesepuluh. Berhenti sebeum pintu itu benar-benar terblokir.

Apa sudah diganti?

Apa gadisnya benar-benar marah?

Baekhyun terus berpikir, tetapi otaknya benar-benar buntu sekarang. Ia tidak akan menyerah hanya karena pintu yang tidak bisa terbuka.

Sempat terlintas untuk mendobrak pintu. Tapi Niat itu diurungkan, setelah menyadari bahwa dirinya bukan Sunggoku yang bisa kameha-meha.

Ia butuh cara yang lebih masuk akal.

Baekhyun menggedor pintu besi perkasa dihadapannya. Setelah percobaan ketiga, pria itu berhenti. Seharusnya, Baekhyun bicara lewat intercom bukan malah berpikir untuk mendobrak atau mengedor pintu yang jelas berakhir sia-sia.

Baekhyun sudah berkali-kali menekan bel dan intercom  yang ada dihadapannya. Tapi, sia-sia tidak ada jawaban.

Kemana Hana? Apa kekasihnya baik-baik saja? Tentu tidak baik-baik saja, Byun Baekhyun jika ia baik, Hana tidak perlu mengacuhkannya.

Akhirnya Baekhyun memutuskan untuk menunggu. Ia duduk bersenden di depan pintu. Sampai kapanpun Baekhyun tidak akan pergi dari sana sebelum Hana membuka pintu. Dasar Baekhyun tidak bisa diam, setiap dua menit sekali Baekhyun menekan bel apartemen Hana. Pikirannya terlalu kacau untuk hanya duduk diam.

Bel pertama.

Bel kelima… enam…

Bel kesepuluh.. lima belas.

Bel ke dua puluh dan… pintu terbuka.

Ekspresi Baekhyun langsung saja berubah cerah. Wajahnya yang tertekuk berlipat-lipat kembali lurus. Tapi, ekspektasinya salah. Dari apartemen itu tidak keluar sosok Hana yang cantik, malah seorang pria yang wajahnya mirip sekali dengan Hana.

Pria lain itu berkacak pinggang. Memasang ekspresi galak, duplikat Hana.

“Ya! Byun Baekhyun kau tahu sekarang jam berapa? Kau ini berisik sekali! Mau apa kau kesini sekarang? Tidak menunggu seratus tahun lagi? Tidak mau menunggu adik ku mati dulu baru mau menjelaskan, skandal bodoh kalian itu! Pria pengecut macam apa kau ini, untung Hana tidak apa-apa.  Aku sudah menjelaskannya tapi dia tetap menangis. Kau ini ben—.” Sembur Heechul, kakak laki-laki Hana.

“Hyung—.” Baekhyun memotong ucapan Heechul.

“Jangan memotong ucapanku. Cepat masuk wajahmu juga tidak kalah berantakan dengan Hana. Kalian perlu mendirikan perkumpulan orang-orang patah hati.” Cela Heechul, pria cantik itu mengenakan jaket, memberi jalan untuk Baekhyun.

“Hyung akan pergi kemana?”

“Tentu saja pulang ke dorm, sudah dua hari aku merawatnya. Dia demam, gadis bodoh itu minum soju tiga kelas dan langsung demam. Benar-benar payah. Kau mengencani gadis yang payah, Baekki-ya. Aku pergi dulu, jaga Hana. Oh ya, Hana sedang pura-pura tidur karena tahu kau datang. Sampai jumpa.” Kata Heechul panjang lebar, lalu segera pergi meninggalkan Baekhyun yang masih berusaha mencerna kalimat Heechul.

Baekhyun menatap kekasihnya yang sedang tertidur—berpura-pura tidur. Berantakan, sangat berantakan. Mata Hana tampak bengkak, entah sudah berapa lama gadis itu menangis. Rambutnya awut-awutan. Ada kain tipis di dahi Hana, kompres. Baekhyun menggunakan tangannya untuk menyentuh pipi Hana. Demam.

“Maaf, seharusnya aku datang lebih awal.” Ucap Baekhyun lalu duduk di sisi tempat tidur. Hana kaku tidak bergerak. Jantungnya mulai gila.

“Maaf karena aku membuatmu menangis.” Kata Baekhyun lalu, mencium dahi Hana, menggantikan kain kompres.

“Maaf karena aku membuat matamu bengkak seperti ini.” Ucap Baekhyun, mencium lembut bergantian mata Hana.

“Maaf karena aku terlambat memberitahumu tentang artikel itu.” Kata Baekhyun mengusap pipi Hana, lalu mencium pipi kiri kekasihnya. Eluh airmata Hana jatuh. Baekhyun mencium tempat airmata kekasihnya yang mengalir.

“Maaf karena aku menjadi terlalu pengecut untuk mengatakan tentang rencana perusahaan mengatur berita kencanku di media. Aku hanya ingin menutup mata dan telingamu, menjauhkanmu dari berita bodoh itu Hana. Maafkan aku.” Bisik Baekhyun di ujung bibir Hana. Pria itu tidak akan menautkan bibir mereka sebelum Hana memaafkannya. Dada Baekhyun sesak, melihat keadaan kekasihnya. Gadis yang menjadi energi dari seluruh kelangsungan dunia Baekhyun. Dan dengan kebodohan Baekhyun, gadis itu malah menderita. “You are still the one that’s in my heart, so if you’re hurting, I’m too. Open your eyes baby, please.”  Baekhyun kembali berbisik.

Tidak ada respon.

Baekhyun kembali menghujani wajah Hana dengan kecupan lembut pada dahi, mata, dan pipi.

Lelehan kalimat cinta terucap dari bibir Baekhyun. Sangat manis. Sangat tulus. Sangat memabukkan.

Akhirnya, Hana membuka mata. Ia terenyuh,.. tapi, hatinya masih tidak terima. Hana mendorong tubuh Baekhyun yang memiliki jarak sangat dekat dengan tubuhnya. Gadis itu duduk lalu dengan kasar menghapus airmata yang mengalir kembali.

 “Maaf  Hana, aku mencintaimu.” Sela Baekhyun, tangan pria itu menghentikan tangan Hana yang sedang menghapus aliran airmata.

Hana menepis tangan Baekhyun, “Aku membencimu Baekhyun. Aku tidak ingin melihatmu. Napasku sesak saat aku memikirkanmu. Kau menyakitiku. Tapi, aku merindukanmu. Aku mencintaimu.” Hana menyelesaikan kalimatnya dengan isakan keras. Ini memalukan.

“Aku lebih mencintaimu Hana. Sangat mencintaimu. Dengarkan aku, semua berita itu rekayasa. Kau mengerti. Aku tidak mungkin bisa berkemcan dengan gadis lain. Tidak mungkin sanggup, mencintai gadis lain.” Baekhyun menelungkup wajah Hana dengan kedua tangannya.

Hana memberontak ia menarik, kaos lengan panjang garis-garis biru yang dipakai Baekhyun sekarang. “Apa kau hanya punya satu baju di lemarimu? Kenapa kau juga memakai  baju ini saat mengambil foto dengan Taeyeon eonni? Itu hadiah Natal dariku. Seharusnya, baju ini kau pakai saat berkencan dengan ku. Aku cemburu.”

Baekhyun tercengang. Baju? Apa kekasihnya baru saja berkata jika ia marah pada Baekhyun karena baju garis-garis biru?

“Maaf, baby. Ini baju favoritku dan—.”

“Aku tidak ingin mendengarakan penjelasanmu. Aku sudah kenyang diberikan penjelasan panjang lebar oleh Heechul oppa. Dia sangat cerewet. Tapi, aku masih marah padamu.” Hana mengucapkan kalimat itu dengan cemberut.

Baekhyun menyeret Hana ke dalam pelukannya. Gadis itu melawan tetapi tidak seheboh tadi. “Kau marah padaku karena artikel sialan itu?”

“Tidak.”

“Lalu?”

“Aku marah padamu karena tiga alasan.”

Baekhyun mengeratkan pelukannya. Pria itu menghirup wangi rambut Hana, mengelus punggung kekasihnya.

Hana berhenti menagis lalu tertawa kecil. “Padahal aku tidak ingin menangis saat bertemu denganmu, tapi aku tidak tahu kenapa aku menangis. Mungkin karena terlalu rindu.”

“Aku juga merindukanmu. Mau menjelaskan, alasan mengapa kau marah? Selain karena artikel itu.”

Baekhyun membaringkan tubuhnya di tempat tidur dengan Hana yang masih dipelukannya. “Pertama karena kau tidak memberitahuku tentang artikel itu.” Ucap Hana teredam karena dia sekarang sudah tenggelam dalam lengan kekasihnya.

“Kedua?” Tanya Baekhyun sambil memindah posisinya yang semula di samping Hana, menjadi menindih Hana agar dapat menerka dengan jelas ekspresi kekasihnya.

“Kedua kau terlambat menjelaskan dan membiarkan aku selama tiga hari mendapat hujanan penjelasan dari Heechul oppa yang sangat cerewet.” Jawab Hana, tangan gadis itu menyentuh wajah Baekhyun.

“Ketiga?” Pria itu bertanya, meredam wajahnya ke leher Hana dan mengecupinya.

“Ketiga karena kau memakai baju hadiah Natal dariku saat mengambil foto skandal.”

“Maafkan aku. ” Kata Baekhyun memelas.

“Tidak segampang itu,” tolak Hana, menolehkan wajahnya dari tatapan memohon Baekhyun. Kekasihnya sangat tampan malam ini dan pesonanya membuatnya pusing, demi semua kucing Hana.

“Aku harus bagaimana? Agar kau mau memaafkanku, hm?” Tanya Baekhyun. Hidung Baekhyun bergesekan dengan hidung kekasihnya.

“Lepaskan bajumu.”

Baekhyun mengerutkan dahi. “Apa?”

Hana mengedikkan bahu. “Lepaskan bajumu dan menyingkir dari atas tubuhku.” Perintah Hana tegas.

Baekhyun menurut. Ia melepaskan bajunya lalu memberikan kepada Hana. Gadis itu beranjak dari tempat tidurn menuju arah balkon apartemen. Baekhyun yang bingung hanya mengekori Hana.

Sesampainya di balkon, Hana memandang lurus langit malam. Sesekali menatap baju Baekhyun yang ada di tangannya.

“Baju sialan pergi kau dari hidupku.” Seru Hana. Gadis itu melempar baju garis-garis biru Baekhyun dengan semangat. Baju itu hilang, jatuh dari balkon bersamaan dengan rasa marah Hana. Gadis itu merasa lebih ringan, setelah melakukan hal konyol itu.

 “Aku memaafkanmu.” Ucap Hana lembut tanpa berbalik. Ia tahu Baekhyun ada di belakangnya.

Baekhyun kebingungan. Melihat tingkah kekasihnya.

Tetapi, Baekhyun tidak peduli. Selama gadis itu masih bernapas, mencitainya, dan berceloteh galak seperti biasa, Baekhyun tidak akan mengeluh. Baekhyun mencintai tingkah konyol Hana untuk berjuta-juta hari ke depan.

Saranghae, Kim Hana.” Bisik Baekhyun tepat di telinga Hana, kedua tangan pria itu memeluk Hana dari belakang. Mendekapnya dan berjanji untuk tidak akan berbuat bodoh, membuat gadis kesayangannya menangis.

“Kenapa tidak menjawabku?” Tanya Baekhyun.

Bukan maksud Hana tidak ingin menjawab, tetapi gadis itu terlalu sibuk mengatur napasnya saat Baekhyun memeluknya. Ditambah lagi, pria itu sekarang mengecup lehernya berkali-kali. Hana harus berpegangan pada besi pembatas balkon untuk tidak melorot jatuh.

Setengah mengumpulkan kesadarannya Hana berucap galak, “Lebih baik sekarang kau menindihku di ranjang dan berciuman. Daripada kau menciumi leherku lalu aku melorot jatuh dari balkon. Itu akan memalukan.”

Baekhyun segera menggendong Hana, “Baiklah, baiklah!”

But let me just say.

I don’t want to love you in no kind of way.

No..No I don’t want a broken hearted girl.

-FIN-

NB: Saya masih sangat patah hati mendengar berita Baekhyun-Taeyeon. Daripada curhat enggak jelas akhirnya bikin Fanfiction ini. Maafkan saya. T.T

Advertisements

60 thoughts on “Don’t Bother Me Because I’m a Broken Heart Girl

  1. Awalny aku liat kabar dating mrk potek hati ini demi ap.. untunglah skrg ud normal lg.. kerrn ffny.. aku telat bgt baca ff ini dan ngunjungin blog km tis.. semua ff disini bkin baperan asli.. berasa real.. hehe

  2. Aishhh

    Pelampiasan yang keren kak:v
    Hatiku jadi potek(lagi)

    Udah lama nggak main ke sini.
    Ini post udah lama kan, ya.

    Ijin mau nyari ff angst lain ya😅

    Semangat kak!
    Luvluv

  3. Waduh jadi flashback pas tai berita itu, padahal temen-temenku udah tutup mulut pas berita itu keluar, waktu itu hpku rusak eh tapi pas minjem hp adekku buat stalking baekhyun malah ada berita keluar, hancur deh sehancur hancurnya, kaya ga punya semangat hidup hahaha. Lucu juga kalo diinget inget, jadi geli sendiri

  4. kenapa ga dilanjutin adegan aha aha uhu uhu nyaaaaaa!!!!?????:”(((

    BTW INIIIIIIIII FF YANG BUAT SEMUA FANGIRL DIDUNIA BERJAYAAA WKWKWKWK

  5. Ih kenapa aku mesti telat baca ff ini sih ya elah:( wkwk. Kaktis izin menjelajah ya haha:v
    Btw, aku sebodo amat sama skandal Baekhyun-Taeyeon. Karena settingan tetep aja settingan, bodo amat mau di bilang apaan. Pokonya aku benci fake /lah.

    Btw (2), yang terakhir pas Baekhyun meluk, kok baper. Meluknya shirtless soalnya. Aaaaaaaaaaaaaaa, otakku tak kuasa menahan para pria yang shirtless /plak.

    Btw (3), ff nya bagus kaktis, aku nyangka awalnya bakal dongeng wkwk. Suka banget sama awalannya :v hoho.Ganbbarimasu, Titis-senpai!^^

  6. ya? Wah~
    Hana marahnya lucu, apalagi waktu ngejatohin baju Baekhyun XD
    Dan sampai sekarang masih bingung sama berita itu, masih ada perasaan kalo itu cuma bohongan? Tapi entahlah-,-

  7. pernah baca ff ini dlu pas hangat2nya skandalnya mreka tp maaf bru bisa komen skrg soalnya ga kuat waktu itu mau komen soalnya ga bisa nerima, hehe. ff ini menghibur bgt kok buat yg lg ngedrop gra2 brita mreka wktu itu, makasih^^

  8. aku juga sangat patah hati ketika mendengar Baekhyun sama Taeyeon, apalagi Baekhyun itu biasku yang kedua di EXO ( sebelum Luhan keluar sih~) padahal aku ngeshipnya BaekMi (Baekhyun sama Bomi entah mengapa) kabar Baehyun dan Taeyeon putus membuatku lega tapi membuatku sedih karena Baekhyun ngeposting yang sedih2 di instagramnya!

    ini curhatan atau obrolan?

    untung umurku udah pas buat baca ff ini hehheheh~

  9. kak,ini pasti terinspiasi sama scandalnya baekyun ya…emang tuch berita bikin geger.tapi aku sich dukung-dukung aja,mau settingan ato asli juga gak masalah.untungnya di ff jadi settingan,kalo asli kan kasian hana,..

  10. Sampe sekarang ga bisa move on , ada yg bilang udh putus ada yg bilang diem2 , pokonya kalo liat baekhyun sama si nenek lampir itu , bawaannya kesel banget , bukan sama baekhyun tp sama si iiiiihhhh mau nyebut namanya aja aku udh emosi ,,,
    But aku suka sama ff ini ^^

  11. Mu pura2 gk dnger berita itu percuma ajj gk bsa….d smua media online hebohhhh
    Terlepas dr settingan ap gk…. aq msh kecewa heheheh knp mst d publis hehheh
    Dn jujur aq suka karakter Hana hahahah lucuuu juga dy wkwkkwkwk

  12. Aq fokus sma hubunganx baekhyun hana aj ahhh..hahaha cute banget kelakuanx hana..udh tiga hri nangis..eh sekalix baekhyun nongol ddpn dia..dengan sekejap lgsg berubah hahaha

  13. sedih banget pasti jadi hana, tapi alesannya kocak wkwk. aku ngebayangin hana yang di ceramahin sama heecul pengen ngakak haha
    seperti biasa, selalu keren! tulisannya itu loh enak banget dibacanya haha

  14. Kok sama, waktu pertama kali baca artikel itu lagi kerja kelompok sama beberapa temen. Berhubung aku yang biasin Baekhyun jadi aku yang heboh. Oke, rasanya kayak patah hati T.T
    Tapi sudahlah, biarkan mereka. Sekarang sih udah gak se….kalut (?) dulu. Tapi, tetep belum bisa nerima hehehe.
    AMIN dek AMIN. Btw, makasih yaaa. Eh, kamu baca-baca tulisan lama ku ya :D. Dan komentarmu baru aku bales sekarang *siapa juga yang nunggu balesanmu Titis*. Makasih ya Tata, sudah menyediakan waktu buat baca tuisanku dan komentar :D.

  15. kak, aku mau curhat dulu dikit. xD
    waktu pertama kali baca artikel Baekyeon, aku lagi kumpul sama dua sahabat sinting-ku. ceritanya kita reuni seudah sebulan lamanya ga ketemu. (ini lebay)
    dan salah satu temen aku itu fans-nya Baekhyun. dan kakak tau ga apa? aku hampir jantungan gara-gara dia jerit-jerit sambil jambak rambut! parahnya dia juga ikut jambak rambut aku bahkan gigit tangan aku! OH MY GOD! sumpah waktu itu yg aku pikirin bukannya scandal Baekyeon yg lagi h.o.t, tapi WI-FI KFC yang lancar bgt dipake temen aku buat search berita Baekyeon, sendangkan aku yang mau download lola-nya minta ampun!

    kayaknya kepanjangan deh curhatnya. maaf, haha 😀
    dan nyampe sekarang, temen aku itu suka sensi sendiri kalo baca berita Baaekyon. wkwk
    ahh, aku juga sebenernya ga srek sih, lebih srek kalo Baekki sama aku aja. #APAINI
    ngga deh, aku mah setia sama Kyungsoo oppa aja. 😀

    semoga itu beneran setingan deh yaa. AMIN.
    Kayaknya komenan aku out of fanfic ya kak. hihi
    ngomong2 aku sempet cengo baca adegan Hana buang baju Baekhyun. aku pikir dia mau nelanjangin baekhyun terus nyuruh pulang gitu aja. haha
    udah ahh yaa kepanjangan. maaf jadi nyampah. 😀

  16. jadi keinget lagi kan ya sama baekyeon._.
    padahal uda sempet lupa._.
    nah ini malah ada ff gini._.
    GILA KAK MENYAYAT HATI BANGET TTvTT
    tapi aku suka si sama critanya tapi ga di bagian artikelnya-_-

  17. yaampun klo settingan itu bener alangkah senangnya hidup ini /halah/
    tp knp anehnya tiap liat baek skrg langsung ‘huh’ dan sebel
    berita mereka putus itu beneran gk sih?:3
    nice ff keep writing pokoknya yaaa

    • Iya, aku masih berharap itu settingan *abaikan ini* :D. Mereka putus, aku belum tahu hehehe. Makasih ya sudah baca dan komentar 😀

  18. Ininanonano. Nanonano. Nanonano.
    Manis asem asin. Ramai rasanya #Cling-_-

    Sebenernya antara nyesek, lawak sama konyol. Bwahahaha! Nyeseknya dapet nyess bgt lawaknya itu banyak. Gatau pokoknya pen ngakak sama penjabarannya. DOH MENDING BAJUNYA BUAT AKU AJAH.

    Gatau pokoknya bingung gimana ngomongnya. Suka bgt sama penisaannya>< KEREN!

    • Gak ngira kalau ff ini rasanya macem-macem. Oke, baju Baekhyun buat kamu :D. Makasih ya sudah baca dan komentar 😀

    • Sabar ya dan semangat terus dukung Baekhyun hehehe. Hah, semoga saja :”). makasih sudah baca dan komentar 😀

  19. Kenapa aku ngarep ini beneran.. Maksudnya baek sama taeng cmn disuru SM.. Bener” ngarep kek gitu.. T^T tp mau ga mau musti face it dan tetep dukung baek :’>
    Btw ffnya bagus.. Aku juga suka sama nama Kim Hana. Ehehe. Feelnya juga dapet :’> padahal aku ngira kalo baca ff main cast si cabe bakal ga dapet feel lg. Huhu.
    Keep writing yak 🙂

  20. Keren eonni, aku juga pertama kali mbaca artikelnya Baekhyun Taeyeon dan liat fotonya pas dimobil, aku langsung heart attack + lutut lemes + mata panas + hati hancur (ini lebay) aku galau ’45 gegara skandal Baekhyun Taeyeon, tapi katanya itu cuma settingan kan eon? pada bilang itu buat ngalihin kasusnya Kris Wu TT tapi malah skandalnya Baekhyun Taeyeon bikin EXO fans keluar jadi EXO fans, huwaaa aku sedih bangett, overall lanjut terus bikin ff yang selalu menginspirasiku, eonnie! fighting!

    • Iya kretek banget waktu denger kabar mereka dating. Tapi, apa daya tangan tak sampai. Cuma bisa dukung Baekhyun terus. Semangat! <3. Makasih ya sudah baca dan komentar 😀

  21. Ah ff baekhyun ini mengingarkanku dengan dia yang sudah go public. Gatau kenapa nangis baca ff ini. Apa lagi ultimate biasku baekhyun. Semangat terus ya baeki :’)

  22. Yah, baekhyun lagi, tambah potek dah-.- eonni, huuuaaaahhhh ah tau ah males ngebahas baekhyun lagi-,- epepnya keren eonn, mudah2 kata2 yang ada di epep ini aslinya beneran kaya begitu, berharap bahwa itu semua adalah settingan dari sm, udah ah nnti sedih lagi 😦 eonni, fighting ne #lemesbanget

    • Iya nih dari kemarin, kemarinny lagi, dan sampai sekarang masih </3. Makasih ya sudah baca. :"). Semangat, walaupun Baekhyun sama siapa aja tetep dukunglah :"(

  23. sebenernya beritanya settingan atau beneran tetep saja judulnya sama dating dan tetep aja bikin semua broken heart meskipun ada yg rapopo (rapuh porak poranda) hiiiii
    masih pacaran lah masih putus xD hana yg tabaah ya *lirik author*

Sudahkah Kamu Meninggalkan Jejak?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s