Heartless

IMG_20150920_192630

Track List

Now Playing: MAMA

“They forgot how to love and lost their heart to care.” –MAMA, EXO

Kai tidak sedang terfakur. Ia hanya diam. Bukan jenis diam yang disebabkan kehilangan kalimat. Bukan juga diam oleh kebingungan, apalagi takut. Itu jenis diam yang jijik. Diam yang sengit, mungkin juga bengis?

“Aku menyukaimu,” kata seorang anak perempuan. Dua kata yang baru saja digelontorkan si gadis menjadi alasan diamnya Kai.

Seperti tadi atau tadinya lagi. Kai tetap membisu, tidak merespons. Penonton merekalah yang menanggapi. Penonton yang seragam, bajunya kembar, berstatus sama sebagai pelajar, dan tatapan horor yang ditujukan pada si anak perempuan juga persis.

Oh, benak penonton bebarengan berdemonstarsi mengejek si gadis yang gendut-yang tak tahu diri-yang parasnya tak dapat diperbaiki oleh bedak dan gincu paling mahal sekali pun. Gadis jalang, berani-beraninya dia suka pada bintang serupa Kai. Benak mereka menyuarakan itu. Well, bahkan ada yang memberikan nasehat seperti, lebih baik gadis gendut itu pergi ke tukang jagal, lemaknya pasti dihargai mahal.

Ha.

Kai nyatanya dapat mendefinisikan situasi drama yang sedang ia lakoni-secara tak sengaja jadi tokoh utama. Biasanya Kai mendapuk jadi protagonis ulung. Namun, kali ini dia bosan. Sebuah cerita harus ada kejutannya, bukan?

Biar menarik, seloroh naluri Kai diikuti seringai yang terumbar bagi perempuan buruk di hadapannya.

“Kau ingin jadi kekasihku?” tanya Kai lembut.

Penonton berkasak-kusuk. Hendak menyentak karena akhir yang mereka harapkan, kemungkinan tak terlakoni.

“Iya,” jawab perempuan tak tahu diri.

Kai beranjak dari tempat duduknya. Menepuk bahu si gadis dengan penuh kasih sayang. Apa kalian bisa membayangkan, bentuk malaikat? Kiranya tindak tanduk Kai menyerupai itu.

“Kekasihku? Bahkan kau tidak pantas jadi alas kakiku,” bisik Kai tepat di telinga gadis yang menggilainya. Intonasi si malaikat-maut-seduktif.

Satu alunan kalimat, Kai mengkahiri pertunjukkannya. Lalu membelah penonton dan beranjak pergi, meninggalkan si gadis untuk dihakimi.

-oOo-

Advertisements