Women In Black

women in black and grey

Sequel Men In Black

“No matter how much I tell you, you don’t listen. You throw your whole body towards him again.” ―Moonlight, EXO

Sekali lagi Jongin memutar bola mata, mendengarkan pembelaan tak masuk akal dari lawan bicaranya. “Bisa dibilang kau punya kesempatan hidup sekali lagi. Kehidupan baru yang memiliki latar belakang lumayan―setidaknya dirimu yang sekarang, bukan lagi dari kasta bawah yang terinjak-injak.” Kelakar pria yang mengenakan jas praktik bewarna putih, membalut sempurna tubuh atletisnya.

Lantaran kembali berkoar si Wanita malah menyunggingkan seringaian khasnya.

“Jung Nara,” gumam Jongin putus asa. Ia memporandakan surai kelabunya. “Jangan bilang kau memiliki perjanjian lain dengan para tetua―ayah Sehun?” Lanjut Jongin.

Nara melejitkan bahunya acuh, ia beranjak dari tempat singgahnya. “Kim Jongin belajarlah untuk memanggilku Gabrielle atau jika lidahmu terlalu sukar beradaptasi―cukup Elle saja,” tutur wanita anggun yang mengenakan gaun malam berpotongan rendah, surainya tersanggul apik―riasan tipis menunjukkan kerupawanannya. “Tidak ada perjanjian, akan tetapi Mr. Oh menginginkan caraku kembali yang luar biasa. Tentu saja, aku harus mempersiapkan sesuatu yang istimewa untuk Sehun, bukan?” tanya Nara―Elle retoris.

“Terserah kau saja, asal kau ingat kemurkaan si Pewaris bukan sesuatu yang dapat dipermainkan.” Ujar Jongin, menutup perdebatan kecil mereka di tengah makan malam.

Nara tersenyum simpul, atensinya beralih pada gelas anggur yang tercecap setengah bagian. “Sampai jumpa, Oh Sehun.” Bibir tipis Nara bertutur―meninggalkan dingin yang mengigil.

-oOo-

a/n:

  • Nara―Eits, Elle dengan versi yang lain. Sebut saja ini teaser (HEHEHE) (LOH) (JADI MAAF YA KALAU NANTINYA SINETRON BANGET). Semoga sanggup ngelanjutin. Ugh.
  • Review? Klik Project.
Advertisements