Sue’s Birthday

Sue

Track List

“A street filled with lights, everyone looks happy.” —The First Snow, EXO

Baekhyun tak pernah seriang ini menemukan lingkaran merah tepat mengelilingi angka 24 di kalender. Ada dua alasan yang menyebabkan cengiran lugunya tak kunjung beranjak. Pertama, hari ini adalah malam Natal. Kedua, anak laki-laki itu mendapatkan undangan pesta ulang tahun tetangga barunya.

Sue.

Ya, benar. Sue nama tetangga baru Baekhyun. Sue punya ciri-ciri yang terdiri dari pita merah besar dikenakan Sue sebagai bandana, rok mengembang bewarna merah muda, sepatu ala-ala putri kerajaan, dan jangan lupakan senyuman manis Sue.

Sudut bibir Baekhyun membuka semakin lebar, mengingat senyum Sue yang jika dibayangkan terlalu lama membuat gigi Baekhyun keram. Huft.

Baiklah.

Baekhyun si anak laki-laki berusia sepuluh tahun terpesona pada Sue. Baekhyun suka surai coklat Sue yang menyerupai susu cokelat kesukaannyaBaekhyun langsung haus kalau melihat surai Sue bergoyang sana-sini. Baekhyun juga gemar menatap mata Sue dalam-dalam, warna netra Sue hitam pekatwell, mirip sekali dengan Gugi—anjing Baekhyun yang sudah lama meninggal. Walaupun Gugi sudah tiada, tetapi Baekhyun suka gongongan Gugi. Yeah, sama halnya dengan gonggongan Sue. Ayolah, itu hanya perumpamaan, Sue tidak benar-benar menggonggong, kok.

Satu hal yang paling Baekhyun suka dari Sue adalah gigi Sue! Gigi Sue yang besar seperti gigi depan si Lolipop—kelinci putih gendut peliharaan baru Baekhyun. Sekali Sue tersenyum, Baekhyun akan gagap mendadak. Rupanya Baekhyun menyamakan senyuman Sue dengan penampakan hantumemungkin jadi penyebab serangan jantung.

Sudahlah.

Pokoknya, Baekhyun cinta Sue, titik. Bukankah yang seperti itu disebut cinta? Oh entahlah, Baekhyun sering sekali menonton drama bersama Ibu dan dari situ Baekhyun mendengarkan soal definisi cinta. Tepatnya, lika-liku cinta yang pelik.

Seperti yang dilihat dan didengarkan Baekhyun di drama romantis, Baekhyun harus berkorban kalau cinta pada seseorang. Nah, Baekhyun pun maunya begitu. Baekhyun menjejalkan pengorbanan itu ke kotak kado yang akan diberikan kepada Sue.

Dengar, Baekhyun berpendapat bahwa pengorbanan yang dilakukannya menjadi paling fantastis sejagat raya.

Ya terserahlah, Byun Baekhyun.

Baekhyun masih terkekeh sambil bersenandung dan menggoyangkan kepala saat Ibu mengantarkan Baekhyun ke rumah Sue. Mata Baekhyun berkeliling, memperhatikan kilau lampu. Baekhyun menyapa semua tetanggganya yang berpaspasan. Hal itu menyebabkan Baekhyun mendapatkan banyak pujian seperti ‘anak manis’ dan ‘anak pintar.’

Baekhyun sangat percaya diri. Baekhyun juga merasa sudah mirip dengan tokoh utama di drama yang ia lihat. Pokoknya, Baekhyun super duper kerendalam pikirannya.

Hingga ia sampai di rumah Sue.

Lagi-lagi semburat merah muncul di pipi gembilnya yang menggemaskan.

“Halo, Baek.” Sapa Sue yang tak dibalas oleh Baekhyun.

Baekhyun hanya memegangi leher dengan canggung. “Ini hadiah untukmu.” Katanya tercekat.

Sue tersenyum sangat manistolonglah Sue, Baekhyun bisa diabetes sejak dini kalau kau bertingkah seperti itu.“Terima kasih.” Si gadis kecil yang menyerupai peri itu berkata.

“Sue, Baekhyun memilih sendiri hadiah untukmu.” Ibu Baekhyun ikut campur dalam urusan percintaan anak di bawah umur itu.

Baekhyun terbatuk-batuk.

“Oh, benarkah? Aku tidak sabar untuk membukanya.”

“Buka saja,” ucap Baekhyun spontan.

Sue mengangguk, dengan raut penasaran yang terpatri. Gadis itu mulai membuka bungkusan berbentuk kotak kecil.

“Astaga!” Seru Ibu Baekhyun, refleks saat tahu apa isi hadiah yang disiapkan anaknya untuk Sue

Dan… kaos kaki kumal bergambar Spiderman melongok tidak indah di tangan Sue.

Bukan. Bukan sepasang kaos kaki, hanya satusisi kanan.

Sue terkejut.

Baekhyun nyengir. “Itu kaos kaki favoritku.”

Sue menatap Baekhyun dengan penuh pertanyaan.

“Aku suka Sue.” Gumam Baekhyun.

Membuat Sue mendengus.

“Aku lihat di televisi kalau suka sama anak perempun, harus rela berkoban. Dan aku berkorban untuk memberikan kaos kaki kesayanganku.” Kelakar Baekhyun sembari melejitkan bahu.

Mata Sue melotot kesal.

“Satu lagi pengorbananku Sue!” Seru Baekhyun keras-keras ketika Sue akan berpaling meninggalkan kekonyolan Baekhyun. “Mulai besok aku hanya akan mengenakan satu sisi kaos kaki.” Lanjut Baekhyun bangga, seakan ia baru saja mendapat Nobel Fisika.

Sue berkacak pinggang. “Terima kasih hadiahmu Byun Baekhyun. Tapi, kalau kau ingin mengerjaiku, jangan saat ini. Aku sedang ulang tahun dan kau menyebalkan sekali.” Omel Sue, sejenak memberi salam pada Ibu Baekhyun. “Aku tidak akan mau bermain denganmu lagi.” Gertak Sue marah pada Baekhyun sebelum melenggangmeninggalkan Baekhyun yang mendadak patah hati .

Begitulah, kronologis kisah cinta pertama Baekhyun yang berakhir mengenaskan. Cerita yang bahkan belum benar-benar dimulai.

-oOo-

a/n: lagi pengen nulis yang ringan-ringan begini. Lagi penat sama judul skripsi ((baru judul padahal)).

 Review? Di sini.

Advertisements