Vampire’s Diary: Lux Pluvia

photo-1457014013353-1d9b69406a5c

“I’m so thankful everyday that you are here.” ―Sing For You, EXO

Sue masih enggan melompatkan atensinya pada hal lain, selain bulir-bulir cahaya bewarna biru itu. Kepingan berkilauan, seperti rinai hujan. Sue sangat suka. Atraksi kecil kasihnya demi menyenangkan dirinya, sengaja ditunjukan.

Satu pekan telah berlalu, semenjak kesembuhannya dari kebekuan. Baru kali ini, Baekhyun menuruti permintaan Sue agar si gadis diizinkan untuk menghirup udara segar.

“Apa kau tidak bosan?” tanya Baekhyun yang beringsut duduk. Pria itu berdampingan dengan gadisnya yang termenung di pelataran kediaman klan Timur.

Sue tersenyum. Akhirnya, fokusnya pun berubah. Sepasang netra itu mencari keindahan yang lebih menjanjikan, keberadaan Baekhyun. “Tidak. Aku suka. Cahaya-cahaya itu bagian dari dirimu.” Sue mengaitkan jarinya dengan milik Baekhyun. “Aku menyukai mereka.” Lanjut si gadis yang langsung disambut tawa kecil kekasihnya.

“Kau berusaha merayu mereka?” tanya Baekhyun retorik. Tangannya yang terbebas, bergerak. Satu kali ayunan, cahaya itu memperbanyak diri. Semakin rupawan.

“Aku berusaha merayu pemiliknya.”

“Selamat, kau berhasil. Si pemilik cahaya itu, sudah menjadi pengikutmu yang paling setia.” Racau Baekhyun, ia merasakan Sue bersandar ke bahunya.

Sue mengecup leher Baekhyun sejenak, lalu kembali berkicau. “Aku mencintaimu.”

Baekhyun merangkum paras Sue. Ia ingin menelisik jauh ke dalam netra gadisnya. Menemukan ketenangan yang sedari dulu jadi idamannya. “Aku begitu khawatir. Jangan membuatku merasakan hal yang sama. Lebih baik kau melenyapkanku, Sue.” Baekhyun mengatur napasnya yang memburu. “Jangan pernah membeku lagi.” Imbuhnya, sebelum menarik cintanya ke dalam pelukan. Baekhyun menguarkan sedikit kekuatan. Perisai cahaya menyelubungi Sue yang hanya berlapiskan piama biru tua, sementara dirinya berbalut kemeja putih dan celana hitam.

“Hangat, aku suka.” Ujar Sue yang bermanja-manja dalam dekapan prianya.

“Aku tahu.” Baekhyun menutup obrolan itu, menggantikan dengan senandung merdu sebagai latar pementasan binar-binar artistik untuk satu-satunya kehidupannya.

.

.

.

.

.

.

“Sue?”

“Hm?”

“Terima kasih sudah kembali kepadaku. Aku mencintaimu, lebih besar dari yang kau rasakan.”

-oOo-

a/n: Saya kangen sama Baekhyun x Sue. Dari kemarin fokus sama Maximillian. Menulis Sue x Baekhyun (Vampire’s Diary) sama Nara x Sehun (Datum) itu jadi favorit saya. Kalau dilanjutkan bisa-bisa tiap hari saya post soal mereka. Saya takut kalian bosen huhuhu. Semoga nggak bosen, ya. Biar lebih menghayati bacanya sambil dengerin Beautiful by Baekhyun (Ost. EXO Next Door), soalnya saya buatnya sambil denger itu. Walaupun, ini bagian dark lirik lagu Sing For You hehehe.

Sebenarnya, di cerita ini bakal ada bocoran dikit soal Maximillian, tapi gak jadi. Biar si Maximillian muncul di ceritanya sendiri. Terima kasih sudah baca.

Kolom komentar di Tracklist.

Advertisements