Il Prigioniero

IMG_20160705_232336

Credit pic: here

“Cause I do it. I do it for you.”―Pretty Boy, Taemin ft Kai

-oOo-

Kaki gadis itu melaju kencang, seakan enggan berhenti walaupun napasnya telah terputus-putus. Ketakutan tengah menjalar ke seluruh tubuhnya, memancing kekuatan yang selama ini terkubur. Netranya membola sempurna, ketika bayangan hitam yang mengejar mulai menyamai pelariannya. Suara jeritan si gadis mengisi kekosongan jalan sempit di pinggir kota itu, saat sang pemburu berdiri di hadapannya.

“Jung Nara, dirimu tidak akan bisa lari dariku,” ucap pria itu, sembari menyunggingkan senyum tipis.

Nara melangkah mundur, namun pada sekon berikutnya si penawan telah menghalangi.

Pria itu menggerakkan ujung jari, menciptakan pusaran angin yang mengungkung mereka. Tak ada jalan untuk melarikan diri lagi.

“Tolong, lepaskan aku, Sehun.” Permohonan Nara penuh kepiluan dan keputusasaan.

Sehun tertawa. Ia membalikkan tubuh Nara. “Bagaimana aku bisa mengabulkan permintaan yang jelas-jelas melemahkanku?” tanyanya, lalu merengkuh leher Nara, membuat si gadis tak bisa bergerak. “Keabadian, kekuatan, dan kekuasaan. Cukup berada di dekatku kau akan mendapatkan tiga hal yang diidam-idamkan manusia,” imbuh Sehun. Pupil merahnya menatap Nara lekat sebelum dia memberikan kecupan pada leher Nara.

Perlakuan Sehun lantas mendorong Nara untuk mengatupkan kelopak mata. Gadis itu merasakan kecupan lembut yang membelai lehernya, kini berganti menjadi tusukan tajam menyakitkan. “Sehun, tidak. Aku tak mengi―ARGH!“ ucapan Nara berubah menjadi ketegangan. Tubuh ringkih si gadis yang terbalut gaun putih selutut itu, tumbang di pelukan Sehun.

Bibir Sehun enggan beranjak dari kulit Nara. Ia tengah merobek, menghisap, dan meracuni si gadis. Tak ada jalan kembali, perlakuan kasarnya merupakan hal terbaik yang dapat vampir berikan kepada manusia yang telah berani mencuri hatinya.

Sebelum vampir lain menjadikan Nara sebagai kudapan, Sehun harus mengubah Nara menjadi bagian dari klannya. “I do it for you, Darling.” Bisik Sehun pada sang pengantin yang bersimpah darah.

-oOo-

a/n:

Kotak komentar di Track List.

Bener-bener lagi gak bisa nulis apa-apa. Huft. Lebaran dulu aja kali, ya. Selamat hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan. Dikesempatan ini, saya ingin minta maaf, apabila ada salah kata yang menyinggung. Semoga dimaafkan :).

Advertisements