Date

C9sxNtqVwAAnYqJ

Nara lupa, kali pertama ia jatuh cinta pada Sehun. Namun, Nara tak pernah lupa kali pertama dirinya bertemu dengan Sehun.

Waktu itu hari pertama Nara bekerja. Pertama pula ia melihat senyum lebar Sehun. Memang bukan kali pertama Nara mendapati orang lain menyunggingkan bibir. Tapi, saat itu untuk pertama kalinya hati Nara berdesir.

Bukan hanya itu saja, Sehun memberikan pengalaman pertama pada Nara mengenai bagaimana rasanya jatuh cinta diam-diam. Sehun membuat Nara mencuri pandang ke arah meja si pemuda, menjadi kegiatan pertama yang ia lakukan ketika berada di kantor. Sehun pun berhasil membuat Nara tersipu saat pemuda itu memujinya untuk pertama kali. Sehun juga sukses menjadikan Nara memakan timun ketika mereka pertama kali jalan-jalan berdua sebagai teman. Walaupun Nara bukanlah menjadi orang pertama yang memulai obrolan di antara mereka, lantas membuat Nara resah.

Andai saja Sehun tahu, Nara amat sangat berharap bukan Naralah yang harus pertama kali menyatakan perasaannya. Andai saja ….

Sehun tahu. Ia tahu gadis itu tertarik padanya. Tapi, Sehun pura-pura tidak tahu.

Sudah teramat sering para gadis dengan mudah jatuh hati padanya, Sehun tahu. Pengetahuan mengenai hal itulah yang membuatnya lebih cuek. Sehun hanya ingin berteman dan ramah pada semua orang, ia ingin mereka tahu. Tak ada secuil pun ketertarikan Sehun untuk tahu bagaimana perasaan mereka padanya.

Sungguh.

Meskipun begitu, Sehun sungguh-sungguh penasaran ketika si anak baru itu terus saja mengamatinya, seolah-olah Sehun adalah buronan. Sayangnya, sepengamatan Sehun, gadis itu sungguh pemalu. Kadang si gadis tersenyum dan juga ia membuang muka padanya, Sehun pun sungguh penasaran.

Rasa penasaran itu berkembang serius. Keseriusan itu justru membuat Nara kelabakan. Serius Nara hanya bisa diam.

Diam, benar-benar diam.

Nara diam sewaktu kencan pertama mereka.

Nara diam sewaktu Ia tahu Sehun juga menyukainya.

Nara diam sewaktu Sehun bersungguh-sungguh berlutut di hadapanya, hendak melamarnya.

Tapi, kemudian Nara pun dengan serius menjawab dia bersedia.

a/n; Kangen nulis tapi tapi tapi……. Maaf cuma bisa ngepost beginian T.T

Advertisements

54 thoughts on “Date

  1. Anyeong, Kak authoor 🙋
    Nama pena Kakak itu familiar, buat Aku baca…
    Ternyata, Aku dulu sering baca FF Kakak. Dan baru nemu blog pribadi ini.
    Kangen cerita Kakak yang selalu nge fell ituuu..
    Keep fighthing to writing ya, Kaaak. 😉😊

Sudahkah Kamu Meninggalkan Jejak?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s